Contoh Investasi Pemula Modal Kecil, Yuk Mulai Sekarang!

Contoh Investasi Pemula Modal Kecil

Pemahaman masyarakat terkait investasi saat ini sedang meningkat pesat. Selain karena berkembangnya digitalisasi dalam segala aspek, hal tersebut juga didukung dengan revolusi industri 4.0 yang mengedepankan aspek teknologi digital. Hal tersebut akhirnya mendorong terciptanya banyak bentuk investasi modal kecil yang bisa kamu mulai dari berbagai pilihan aplikasi investasi yang ada.

Banyak jenis investasi terbaik yang saat ini bisa kita lakukan dengan mudah. Sebagai pemula, kamu tidak usah khawatir dan ragu untuk memulai investasi. Karena banyak sekali jenis investasi pemula modal kecil yang bisa kamu coba. Kali ini akan mengulas apa saja jenis investasi terbaik untuk pemula yang bisa dicoba oleh kita yang masih pemula.

1. Peer-to-Peer (P2P) Lending

Jenis investasi 100 ribu hasilkan jutaan rupiah lainnya adalah Peer-to-peer (P2P) Lending. Jenis investasi ini bisa memberikan pengembalian yang besar. P2P merupakan skema pembiayaan yang mempertemukan pihak investor yang memiliki modal dengan pihak yang peminjam yang membutuhkan modal.

Praktik kegiatan juga difasilitasi oleh lembaga yang mendapatkan persetujuan oleh OJK sehingga sangat aman dan terjamin. Setiap investor sangat sulit menemukan instrumen investasi yang memberikan untung tinggi, di sisi lain banyak calon peminjam yang sulit mendapatkan dana.

P2P Lending akan mempertemukan kedua pihak yang memiliki kesulitan masing-masing dan mencapai kesepakatan untuk tujuannya masing-masing. Rata-rata pengembalian dari jenis investasi ini adalah 14 hingga 20 persen setiap tahunnya, Lebih tinggi dari bunga tabungan dan juga deposito.

2. Sukuk Tabungan

Jenis investasi pemula modal kecil syariah pertama adalah sukuk tabungan, atau obligasi syariah. Suksuk merupakan surat berharga yang berupa surat pengakuan utang yang diterbitkan sesuai prinsip syariah oleh negara atau perusahaan kepada calon pemegang obligasi.

Sementara pemegang obligasi akan menerima keuntungan berupa bagi hasil secara berkala. Namun sayangnya, banyak yang tidak tertarik dengan jenis sukuk tabungan ini, karena tingkat pengembaliannya dianggap kecil. Tapi, bagi yang tertarik saat ini banyak bank-bank syariah yang menawarkan jenis investasi ini, beberapa aplikasi investasi juga menyediakan sukuk tabungan sebagai salah satu jenis investasi yang bisa dipilih.

3. Deposito Syariah

Jenis investasi pemula modal kecil syariah selanjutnya adalah deposito syariah, sama dengan deposito konvensional. Namun biasanya deposito syariah memiliki sistem bagi hasil yang diatur berdasarkan persentase. Contohnya, deposito syariah untuk 12 bulan di bank A persentase bagi hasilnya 44% : 56%. Hal ini berarti setiap keuntungan yang diperoleh akan dibagi menjadi 44% untuk kita dan 56% untuk bang

Deposito merupakan jenis investasi yang cocok digunakan untuk mempelajari cara investasi untuk pelajar. Karena, deposito memiliki sistem yang sama dengan menabung. Deposito juga bisa menjadi gerbang bagi kita untuk mempelajari investasi lainnya.

4. Reksa Dana Syariah

Jenis investasi 100 ribu profit harian selanjutnya adalah reksa dana. Definisi dari reksa dana syariah sebenarnya sama saja dengan reksa dana konvensional, namun pada sistem penerapannya menggunakan sistem syariah. Kita juga sangat mudah membedakan reksadana syariah dan konvensional. Dapat dilihat dari ada atau tidaknya tulisan ‘syariah/sharia, sesederhana itu.

5. Emas

Salah investasi modal kecil profit harian yang bisa kita gunakan adalah emas, dalam investasi konvensional juga emas tersedia sebagai jenis investasi. Namun, emas dalam investasi syariah memiliki perhitungan yang dijamin bebas dari riba. Selain itu, daya tarik emas sebagai investasi juga disebabkan oleh kemananannya dan nilainya yang terjaga. Oleh karena itu, emas merupakan investasi jangka pendek yang merupakan pilihan tepat, terutama bagi pemula.

6. Saham Syariah

Jenis investasi syariah modal kecil terakhir adalah saham syariah. Sama dengan jenis investasi konvensional, yang investasi saham syariah adalah penggunaan sistem syariah yang lebih islami. Banyak daftar saham syariah yang tersedia di bursa efek Indonesia yang bisa kita pilih. Namun, menggunakan saham sebagai instrumen investasi memiliki risiko yang tinggi, diperlukan keterampilan dan pengalaman untuk memainkannya, meski syariah sekalipun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhatikan Ini Sebelum Memilih Jasa Sewa Gudang Terbaik

10 Manfaat Buah Tomat untuk Ibu Hamil, Salah Satunya Mencegah Bayi Lahir Cacat